PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA PENGEMBANGAN KETERAMPILAN DI BLKK PONDOK PESANTREN AL QUR’AN MADANI
Published on: 29 Des 2025

Kegiatan
Media sosial selama ini dikenal sebagai sarana hiburan dan komunikasi.
Namun, seiring perkembangan teknologi digital, media sosial juga memiliki
potensi besar sebagai sarana pengembangan keterampilan kerja dan peluang usaha.
Potensi inilah yang menjadi dasar penyelenggaraan program pelatihan kerja di
Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Pondok Pesantren Al Qur’an Madani.
Dalam rangka meningkatkan
kualitas sumber daya manusia yang adaptif dan siap bersaing di era digital,
BLKK Pondok Pesantren Al Qur’an Madani menyelenggarakan program pelatihan kerja
yang berfokus pada pemanfaatan media sosial sebagai media pengembangan keterampilan
dan peluang usaha. Program ini dirancang untuk membekali peserta didik dengan
kompetensi praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya di
bidang industri kreatif dan pemasaran digital.
Pelatihan ini
menghadirkan Ananda Syarif Hidayatullah, S.Kom., M.Kom. sebagai narasumber
sekaligus instruktur. Kehadiran instruktur diharapkan dapat memberikan wawasan,
pengalaman, serta pemahaman yang komprehensif mengenai pemanfaatan media sosial
tidak hanya sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai media produktif
untuk kegiatan pemasaran, personal branding, dan pengembangan usaha berbasis
digital.
Program pelatihan kerja
dilaksanakan selama 40 (empat puluh) hari, terhitung mulai 18 September 2025
hingga 30 Oktober 2025, sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang telah
ditetapkan oleh pihak BLKK. Selama pelaksanaan pelatihan, peserta dibekali
dengan materi dan praktik yang meliputi strategi pemanfaatan media sosial,
pembuatan konten yang efektif, serta pemahaman dasar digital marketing yang
aplikatif dan mudah dipahami.
Melalui kegiatan ini,
diharapkan peserta didik di lingkungan BLKK Pondok Pesantren Al Qur’an Madani
mampu mengembangkan keterampilan digital yang adaptif, kreatif, dan produktif.
Pemanfaatan media sosial sebagai media pembelajaran dan pengembangan keterampilan
merupakan langkah strategis dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya melek
teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara positif dan bernilai
ekonomi.
Dengan terselenggaranya
program pelatihan kerja ini, BLKK Pondok Pesantren Al Qur’an Madani berharap
dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pelatihan kerja,
sekaligus membuka peluang baru bagi peserta didik dalam menghadapi tantangan
dunia kerja di era digital. Sinergi antara instruktur, peserta, dan lembaga
pelatihan diharapkan mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang inspiratif,
produktif, dan berkelanjutan.




